Dunia Tinju

  • Whatsapp
Dunia Tinju
Dunia Tinju

goal169 – Petinju asal Indonesia ini kembali mengharumkan nama Indonesia. Karena Daud Yordan sudah 2 kali mendapatkan juara dunia dengan 2 kali versi yang berbeda versi badan tinju IBO,petinju Keturunan tionghoa asal indonesia ini mendapat julukan Chino dari mantan pelatih lamanya Carlos Jesus Renate Tores asal Kuba.kata chino yang artinya adalah cina karena wajahnya daud memang sangat kental dengan orang cina.

Hermanus Lay Tjun adalah ayah dari pertarung hebat asal Indonesia ini,ayah Daud memang warga Indonesia keturunan Tionghoa yang sudah lama menetap di Indonesia.pengalaman Daud di dunia tinju memang sudah tidak di ragukan lagi karena pada Daud sempat bertanding dengan Cris jhon (juara dunia WBA).Daud gagal mengalahkan Cris Jhon saat itu.

Read More

Beranjak dari kekalahannya dengan Cris Jhon, Daud yang tak patah arang menang di Amerika. Pihak america sudah meliriknya untuk kontrak dengan mereka sepanjang 5 tahun dan ini merupakan pencapaian yang luar biasa dari bangsa kita karena Indonesia punya 3 petinju yang sebelumnya kalah dalam debut di Amerika. 3 petinju sebelumnya yang kalah di Amerika ini merupakan legenda tinju kelas dunia yang salah satunya adalah Ellyas Pical.

Daud yang menjadi juara IBO asia pasifik ini mengalahkan petinju Amerika yakni Frankie Archuleta,di australia 30 Desember 2011. Daud berhasil memukul KO lawannya pada rondo ke – 4. Daud yang saat itu berusia jauh lebih muda dari Frank memang sangat berbeda jauh pengalaman nya dengan Frank akan tetapi itu tidak menjadikannya jaminan untuk kalah dalam pertandingan.

Malah Frank yang di nyatakan KO dengan wasit karena tidak sanggup melawan Daud karena pukulannya yang bertubi-tubi di berikannya untuk Frank. Setelah kemenangannya dengan petinju asal Jepang Yoshitaka itu menjadiakannya juara dunia WBO lightweight , Daud kembali menantang pentinju kelas dunia berikutnya yaitu Michael Mokoena dan Berhasil mengalahkan mokoena di ronde ke 8 dan menjadikannya juara dunia kelas ringan super IBA.

Memang sudah banyak petinju Indonesia yang mengharumkan nama indonesia contohnya adalah Pino Bahari sang pelatih Daud. Pino merupakan juara kelas menengah Asian games XVIII tahun 1990 di Chiang Mai, Cina. nama Pino Bahari memang sudah tak asing lagi kita dengan bagi para pecinta tinju tanah air karena bang pino merupakan keluarha  besar dari Bahari bersaudara yaitu Nemo Bahari, Champ Bahari dan Daudy Bahari yang semuanya adalah petinju kelas nasional Indonesia.

Related posts